PT Astra dan LOGOS Bentuk Usaha Bersama di Bidang Bisnis Gudang Logistik Modern

Jakarta - PT Astra International Tbk bersama Hongkong Land (HKL) membentuk perusahaan patungan atau joint endeavor dengan LOGOS SE Asia Pte Ltd (LOGOS).

Astra dan Hongkong Land melalui PT Astra Land Indonesia (ALI) akan membentuk perusahaan patungan bersama LOGOS untuk mengelola gudang logistik modern-day di Indonesia dengan fokus awal di area Jabodetabek.

Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro mengatakan pembentukan perusahaan patungan dengan LOGOS menunjukkan keyakinan kami terhadap sektor logistik.

Kami ingin memperluas ketersediaan fasilitas gudang contemporary untuk mendukung sektor logistik di Indonesia dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia.

Pasar pengiriman dan logistik di Indonesia termasuk gudang modern-day, diperkirakan tumbuh dari US$ 81,3 miliar pada 2020 menjadi US$ 138,04 miliar pada 2026.

Peningkatan investasi tersebut didorong pertumbuhan ecommerce yang ditopang kemajuan teknologi digital.

Sektor pergudangan contemporary Indonesia diperkirakan memiliki ruang cukup untuk tumbuh karena outsourcing logistik di Indonesia masih dapat dioptimalkan dibandingkan negara lain di Asia Tenggara.

Chairman LOGOS Asia Tenggara Stephen Hawkins mengaku sangat senang bekerja sama dengan Astra dan Hongkong Land dalam memenuhi permintaan gudang logistik modern yang terus meningkat dan tentunya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia dikutip dari aboutgarciniacambogia.

"Pembentukan usaha patungan ini akan meningkatkan sinergi dari kedua perusahaan; Astra memiliki rekam jejak baik dalam pasar properti dan LOGOS memiliki pengalaman yang kuat/luas dalam mengembangkan keberlanjutan dan solusi logistik terintegrasi di pasar lokal dan internasional," tambahnya.

LOGOS merupakan spesialis logistik yang tumbuh dinamis dengan wilayah operasional meliputi Australia, China, Singapura, Indonesia, Malaysia, Vietnam, India, Selandia Baru, Korea Selatan, dan Jepang. Sejak 2017, LOGOS hadir di Indonesia dengan beberapa portofolio gudang modern di Cibitung, Cileungsi, Cikarang, dan Pondok Ungu.

Komentar